• Jl. Raya Veteran III
  • (+62)2518240752, WA Layanan (+62)8119458752 (chat only)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
98 dilihat       15 Januari 2026

Kementan Bergerak Cepat Pulihkan Pertanian Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jakarta — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak cepat mendampingi petani serta memulihkan sektor pertanian pascabencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Mentan Amran menyampaikan bahwa laporan bencana diterima setiap hari dan langsung dikoordinasikan agar tim teknis segera turun ke lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sektor pertanian tetap terlindungi dan petani segera memperoleh bantuan.

“Keselamatan petani dan keberlangsungan produksi pangan adalah prioritas utama. Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak. Negara harus hadir saat petani menghadapi musibah,”
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
(Rapat Kerja Komisi IV DPR RI, 13 Januari 2026)

Dampak Bencana Pertanian

Berdasarkan data Kementan per 13 Januari 2026, total luas sawah terdampak di tiga provinsi mencapai 107.324 hektare, dengan rincian:

  • Rusak ringan: 56.077 hektare

  • Rusak sedang: 22.152 hektare

  • Rusak berat: 29.095 hektare

Lahan tanaman padi dan jagung yang mengalami puso (gagal panen) tercatat mencapai 44,6 ribu hektare.

Selain itu, dampak bencana juga meliputi:

  • Perkebunan non-sawit (kopi, kakao, kelapa dalam): 29.310 hektare

  • Hortikultura: 1.803 hektare

  • Ternak mati atau hilang: lebih dari 820 ribu ekor

Kerusakan Infrastruktur

Kementan juga mencatat kerusakan infrastruktur pertanian, antara lain:

  • 58 unit Rumah Potong Hewan (RPH)

  • 2.300 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) hilang

  • 74 unit Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) rusak

  • 3 bendungan rusak

  • Jaringan irigasi sepanjang 152 kilometer

  • 820 unit jalan produksi terdampak

Langkah Cepat Kementan

Sebagai respons cepat, Kementan menyalurkan bantuan darurat berupa alsintan untuk mempercepat pemulihan lahan pascabencana. Di samping itu, langkah rehabilitasi lahan pertanian terus disiapkan agar aktivitas tanam dapat segera kembali dilakukan.

Di Aceh, Kementan berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah, dinas pertanian, serta kelompok tani untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sementara di Sumatera Utara, fokus diarahkan pada percepatan normalisasi lahan pertanian terdampak banjir agar tidak mengganggu musim tanam dan produksi pangan regional.

Mentan Amran juga menginstruksikan seluruh jajaran Kementan untuk bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait, TNI/Polri, serta relawan dalam penanganan bencana, termasuk pengamanan stok pangan dan pendampingan petani.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai memberikan harapan dan semangat bagi petani untuk bangkit kembali.

“Kami ingin memastikan petani tidak berjuang sendiri. Dengan kerja cepat dan kolaborasi semua pihak, kami optimistis sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat segera pulih,” tutup Mentan Amran.

Prev Next

- BRMP UNGGAS


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Unggas Tampilkan Ayam KUB Saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV ke BRMP Hortikultura
    26 Jan 2026 - By BRMP UNGGAS
  • Thumb
    Rapat Koordinasi Zona Integritas ZI
    02 Jan 2026 - By BRMP UNGGAS
  • Thumb
    Perkuat Koordinasi Perunggasan, BRMP Unggas Terima Kunjungan BRMP NTB
    30 Des 2025 - By BRMP UNGGAS
  • Thumb
    BRMP Unggas menghadiri kegiatan Konsinyasi Laporan Akhir Kinerja
    19 Des 2025 - By BRMP UNGGAS

tags

BADAN PERAKITAN DAN MODERNISASI PERTANIAN Kementan

Kontak

(+62)2518240752, WA Layanan (+62)8119458752 (chat only)
(+62)2518240754
[email protected]

Jl. Raya Veteran III No.1
Banjarwaru
Kecamatan Ciawi - Kabupaten Bogor
Jawa Barat
Indonesia
16720

Website: https://unggas.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 BRMP UNGGAS. All Right Reserved